Setiap
orang pasti memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain, kecuali
dia memiliki keterbatasan dalam alat wicaranya atau tuna wicara, bahkan seorang
tuna wicarapun masih bisa berkomunikasi, meski dengan caranya sendiri. Dalam berkomunikasi
tentunya memiliki sebuah kualitas gaya bahasa dan kualitas tema komunikasi.
Kualitas gaya bahasa mencerminkan identitas diri seseorang, sejauh mana
kemampuan seseorang tersebut dalam mengolah dan memilih kata, sehingga menjadi
sebuah tatanan kalimat yang indah dan baik untuk didengar. Sedangkan kualitas
tema komunikasi lebih mengacu kepada kemampuan seseorang dalam mencerna sebuah
tema pembicaraan, sehingga mampu untuk menguasai tema komunikasi yang sedang
berlangsung dengan baik.