Showing posts with label MAAF. Show all posts
Showing posts with label MAAF. Show all posts

Monday, 27 June 2011

"MAAF"




“ Maaf, telepon yang anda tuju belum terpasang”, itulah sebuah pesan merdu otomatis dari Telkom yang sering ku dengar saat aku menelpon nomor yang salah. Bahasanya memang sopan, tapi agak sedikit membuatku ngedumel. Dan begitulah sebuah etika yang baik, ketika membuat kesalahan, maka minta maaf lah, meski untuk kasus yang satu ini, memang aku yang salah memencet nomor telepon, jadi memang itu kesalahanku.

Kata MAAF itu memang terkadang susah sekali diucapkan bagi pihak-pihak yang merasa dirinya benar menurut versinya sendiri. Apalagi mengucapkan kata maaf bagi tingkatan sosial atau kasta yang lebih tinggi kepada yang lebih rendah seperti dianggap sebuah degredasi sosial. Bahkan pihak yang meminta maaf selalu di identikan sebagai pihak yang bersalah.