Sebenarnya aku tidak seberapa suka memakai jam tangan, bukan karena aku tidak membutuhkanya sebagai penunjuk waktu atau sekedar sebagai asesoris tanganku, .....tetapi lebih kepada seleraku terhadap bentuk estetika sebuah jam yang tentu juga ku sesuaikan dengan kondisi kantongku, bagus, awet, artistik dan yang paling penting adalah murah harganya...nah itu dia....meskipun ada pepatah jawa kuno sekali yang mengatakan ” Jer Basuki Mowo Be’o ” kucoba untuk mendobrak pepatah itu dengan menggantinya menjadi ” Jer Basuki Tonpo Be’o ” memang maksa sekali nampaknya.....tetapi itulah keinginanku untuk sebuah cita-cita memiliki jam tangan yang yang sesuai dengan seleraku.
